Pemerhati: Stop Eksploitasi Masyarakat Adat Baduy!

- 22 November 2020, 16:14 WIB
PEMERHATI masalah Baduy, Uday Suhada. /REFERENSI BERITA/RUKMAN NURHALIM MAMORA

REFERENSI BERITA - Pemerhati masalah Baduy yang juga inisiator terbongkarnya kasus madu palsu berlabel Baduy, Uday Suhada meminta aparat Polda Banten untuk segera menangkap aktor intektual di balik kasus itu.

Menurut Uday, mafia madu palsu ini merupakan kejahatan kemanusiaan. Kata dia, posisi masyarakat adat Baduy jelas sebagai korban ekploitasi pihak yang tidak berrtanggung jawab dan hanya memikirkan kepentingan pribadi.

“Karena itu saya atas nama masyarakat adat Baduy mendesak Polda Banten untuk segera membongkar pabrik sejenis di tempat lain dan mengamankan aktor intelektualnya,” tegas Uday.

Baca Juga: Santri pun bisa jadi Presiden, Gus Dur adalah Contohnya

Uday mengaku mengapresiasi langkah lembaga adat Baduy yang turut membantu aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran madu palsu di lingkungan Desa Kanekes.

Dia juga mengimbau masyarakat atau konsumen madu untuk lebih berhati-hati dalam membeli madu. Sebab bukan tidak mungkin peredaran madu palsu berlabel Baduy sudah beredar di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Soal TNI Tertibkan Baliho, Memang Negara harus Hadir

“Pelaku pembuat madu palsu dengan mendompleng nama masyarakat adat Baduy, itu jelas penjahat besar. Dia mengeruk keuntungan dengan memanfaatkan anak-anak muda Baduy sebagai penjual melalui media social,” terangnya.

Anak-anak muda Baduy yang lugu dan polos, lanjut dia, direkrut untuk menjadi penjual dengan upah yang menggiurkan. Generasi muda Baduy saat ini, terang dia lagi, lebih memilih berjualan madu palsu ketimbang membantu orangtuanya berladang.

Halaman:

Editor: Rukman Nurhalim Mamora


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X