Usai Diperiksa Tujuh Jam Soal Kerumunan Habib Rizieq, Kang Emil Minta Maaf

- 20 November 2020, 22:54 WIB
GUBERNUR Jawa Barat M Ridwan Kamil (tengah) tiba di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat. Ridwal Kamil dimintai klarifikasi oleh Bareskrim Polri terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 yakni adanya pengumpulan massa pada acara Rizieq Shihab di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. /ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

REFERENSI BERITA - Selama tujuh jam Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dicecar pertanyaan Bareskrim Polri terkait kerumunan massa Habib Rizieq di Puncak Bogor, Jawa Barat.

Setelah selesai diperiksa, Ridwan Kamil menjelaskan jalannya pemeriksaan, salah satunya mengenai keterangan perihal keramaian dan kerumunan Habib Rizieq.

Sebagai warga negara yang taat, Ridwan Kamil dan sebagai Gubernur Jawa Barat mendatangi Bareskrim Polri guna memenuhi panggilan polisi.

Baca Juga: Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman : Kalau Perlu FPI Dibubarkan Saja!

"Tadi selama kurang lebih 7 jam dari jam 10-an. Sebagai warga negara yang sangat taat pada aturan hukum datang, karena diminta keterangan perihal keramaian dan kerumunan di Megamendung," kata Ridwan Kamil dikutip Pikiran-Rakyat.com dalam laman PMJNews pada Jumat 20 November 2020.

Lebih lanjut Ridwan Kamil mengatakan, bahwa segala yang terjadi di Jawa Barat merupakan tanggung jawabnya, termasuk kerumunan massa Habib Rizieq di Megamendung, Kabupaten Bogor.

"Pertama saya sampaikan secara moril saya sangat meyakini dan inilah sikap bahwa semua urusan, semua dinamika yanga ada di Jawa Barat adalah tanggung jawab saya sebagai gubernur," ujar Ridwan Kamil.

Baca Juga: Produsen Sarung Tangan Medis Rekondisi di Bandung Ditangkap Polisi

Ridwan Kamil sebagai Komite Penanggulangan Covid-19 sekaligus Gubernur Jabar bersedia memenuhi permintaan polisi untuk dimintai keterangan terkait kerumunan tersebut.

Halaman:

Editor: Rukman Nurhalim Mamora

Sumber: Pikiran Rakyat, ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X