Wali Murid Boleh Larang Anaknya Sekolah Tatap Muka, ini Penjelasan Mendikbud

- 20 November 2020, 23:20 WIB
Kemendikbud Nadiem Anwar Makarim akan meluncurkan program BSU untuk para guru honorer /ANTARA FOTO/ Reno Esnir/

REFERENSI BERITA - Sejak Maret 2020 lalu pembelajaran jarak jauh atau belajar online sudah dijalani oleh para siswa, untuk mencegahnya penyebaran pandemi Covid-19 yang semakin meluas.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim memberikan pernyataan bahwa orangtua boleh melarang anaknya mengikuti sekolah tatap muka, meskipun pemerintah daerah memutuskan untuk membuka sekolah mulai Januari 2021.

Baca Juga: Pencopotan Baliho Bernada Provokatif oleh TNI Dinilai Sesuai Aturan

“Terdapat tiga pihak yang menentukan dilakukannya pembelajaran tatap muka bisa dilakukan, yakni Pemda atau Kanwil atau Kantor Kemenag yang memberi izin, satuan pendidikan penuhi daftar periksa termasuk persetujuan komite sekolah atau perwakilan orangtua, dan juga orangtua setuju untuk pembelajaran tatap muka,” ujar Nadiem dikutip Pikiran-Rakyat.com melalui Antara News dalam Pengumuman Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Genap TA 2020/2021 di Masa Pandemi COVID-19 di Jakarta, Jumat 20 November 2020.

Selain itu Nadiem menekankan jika sekolah dibuka, orangtua masih bisa tidak memperkenankan anaknya tidak datang ke sekolah.

“Sekali lagi saya tekankan bahwa pembelajaran tatap muka ini diperbolehkan, tapi tidak diwajibkan,” lanjut Nadiem.

Baca Juga: Usai Diperiksa Tujuh Jam Soal Kerumunan Habib Rizieq, Kang Emil Minta Maaf

Pemerintah memberikan keleluasaan pada Pemda untuk melakukan pembelajaran tatap muka mulai semester genap 2020/2021 atau Januari 2021.

Pemberian izin dapat dilakukan secara serentak atau bertahap per wilayah kecamatan dan atau desa atau kelurahan.

Halaman:

Editor: Rukman Nurhalim Mamora

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X