Pencopotan Baliho Bernada Provokatif oleh TNI Dinilai Sesuai Aturan

- 20 November 2020, 22:57 WIB
PRAJURIT TNI menertibkan spanduk tidak berizin saat patroli keamanan di Petamburan, Jakarta. Sebanyak 500 personel gabungan dari TNI dikerahkan untuk menertibkan spanduk ataupun baliho yang tidak memiliki izin di wilayah yang berada di bawah pengamanan Kodam Jaya/Jayakarta. /PIKIRAN RAKYAT/Aprillio Akbar

REFERENSI BERITA – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Golkar, Dave Laksono ikut soroti pencopotan baliho Habib Rizieq sesuai arahan Pangdam Jaya.

Sebelumnya, Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyatakan bahwa pencopotan baliho Habib Rizieq di sejumlah titik merupakan perintahnya.

Pencopotan dilakukan usai beberapa kali upaya tersebut gagal dilakukan satpol PP. Tindakan tersebut dilakukan guna menertibkan spanduk dan baliho ajakan provokatif.

"Itu perintah saya, beberapa kali Satpol PP turunkan, dinaikkin lagi," kata Dudung.

Baca Juga: Usai Diperiksa Tujuh Jam Soal Kerumunan Habib Rizieq, Kang Emil Minta Maaf

Dave menilai bahwa intruksi atau perintah Dudung Abdurachman telah sesuai dengan aturan undang-undang yang tertera.

Menurut Dave, perintah Pangdam Jaya sudah sejalan dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Jadi ini sudah searah dan juga ini menegakkan aturan UU, jadi tidak ada yang dilanggar, justru ini menegakkan atyran," kata Dave dikutip Pikiran-Rakyat.com dalam laman PMJNews pada Jumat 20 November 2020.

Lebih lanjut, Dave menuturkan penurunan baliho yang diperintahkan Pangdam Jaya merupakan tindakan yang dibutuhkan, demi terjadinya keamanan dan ketenangan..

Halaman:

Editor: Ari Supriadi

Sumber: PMJ News


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X